PENGARUH MOTIVASI DAN PROGRAM PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI SUMATERA UTARA
Oleh : Syafriadi. SE.,MM
Dosen Tetap Fakultas Ekonomi & Bisnis – UNPAB
ABSTRAK
Menyadari bahwa Sumber Daya Manusia adalah aset paling penting bagi perusahaan/lembaga instansi pemerintah yang memiliki kemampuan berkembang sebagai penentu keberhasilan organisasi dalam jangka panjang, maka peningkatan keterampilan sumber daya manusia berada di urutan tertinggi. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya motivasi pimpinan terhadap bawahan dan juga motivasi dari diri si bawahan serta program pelatihan terlalu sedikit mengakibatkan kinerja pegawai tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas bagaimana pengaruh motivasi dan program pelatihan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara dan untuk membandingkan teori yang diperoleh dalam perkuliahan dengan keadaan di lapangan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah motivasi dan pelatihan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara, baik secara parsial maupun secara simultan. Sampel penelitian ini adalah sebagian pegawai, pria dan wanita di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 65 orang. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Model analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS ver. 16,00. Nilai koefisien determinasi (R) diperoleh sebesar 75,4%, hal ini berarti bahwa kemampuan variabel independen (motivasi dan program pelatihan) menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel dependen (kinerja pegawai) sebesar 75,4%, sedangkan sisanya merupakan variabel yang tidak terungkap. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan 95% dan test of level 5% menunjukkan bahwa motivasi dan program pelatihan berpengaruh terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan, yaitu
: Fhitung 99,087 > 3,14 dan probabilitas sig. 0,00 < 0,05, maka tolak Ho (terima H1). Hipotesis sebelumnya diterima. Untuk thitung 6,540 > ttabel 1,66980 dan probabilitas sig. 0,00 < 0,05, maka tolak Ho (terima H1). Untuk thitung 4,250 > ttabel
1,66980 dan nilai probabilitas sig. 0,00 < 0,05, maka tolak Ho (terima H1). Pengaruh dominan menyatakan motivasi sebesar 0,571, sedangkan Program Pelatihan sebesar 0,371 artinya motivasi berpengaruh dominan mempengaruhi kinerja pegawai.
Kata Kunci : motivasi, program pelatihan dan kinerja pegawai