PARADIGMA BARU PENDIDIKAN UNTUK MASA DEPAN INDONESIA
Oleh : Lubban Anwari Alhamidi Program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Indraprasta PGRI Jakarta [email protected]
ABSTRAK
Tujuan penulisan ini untuk menumbuhkan wacana baru bagi Paradigma pendidikan yang sering disimulasikan sebagai sebuah lnput-Proses-dan Output, telah menjadikan sekolah sebagai sebuah proses suatu produksi. Murid sering diperlakukan sebagai raw-input dalam suatu pabrik dan guru, kurikulum, serta fasilitas diperlakukan sebagai instrumental input. Secara teori, raw-input dan instrumental input diproses secara benar akan baik pula produk yang dihasilkannya. Namun, ada beberapa kelemahannya, yakni paradigma pendidikan dijadikan sistem pendidikan hanya dianggap mekanik yang perbaikannya bisa bersifat parsial belum menyentuh pada aspek kejiwaan. Implikasinya, sistem dan praktek pendidikan yang mendasarkan pada paradigma seperti ini cenderung tidak akan sesuai dengan realitas hasil sebagaimana yang diharapkan. Dinamika pendidikan dalam pembangunan yang melibatkan para penentu kebijakan kita dewasa ini memiliki kelemahan, baik teoritis, metodologis maupun empirisnya. Indikatornya yakni belum dapat diketemukan secara tepat dan pasti bagaimana proses pendidikan memberikan sumbangsihnya bagi peningkatan kemampuan individu. Memang secara mudah dapat dikatakan bahwa pendidikan formal akan bisa mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk memasuki sistem produk teknologi industri yang semakin kompleks. Tetapi, dalam kenyataannya, kemampuan teknologis yang diterima dari lembaga pendidikan formal belum sesuai dengan kebutuhan yang ada. Kontrol terhadap kualitas manajemen yang masih lemah, ditambah lagi, adanya perubahan di bidang teknologi yang cepat, dan pengaruh globalisasi justru melahirkan apa yang disebut dengan de-skilled process, sementara itu dunia industri memerlukan tenaga kerja dengan keahlian yang lebih sederhana dengan jumlah tenaga kerja yang lebih sedikit. Masa depan bangsa ini Kedepannya, membutuhan control manajemen mutu yang kuat dan profesional, tenaga didik dan tenaga kependidikan yang mampu mensinergikan kekutan moral dan spiritualnya menyatu dengan kreatifitas, kompetensi dan kinerjanya dalam menghadapi era Globalisasi. Selain itu para stakeholders dunia pendidikan juga harus mampu memberikan support atau turut aktif dalam merealisasikan program-program pendidikan yang telah dicanangkan oleh pemerintah sebagai dasar berpijak dalam mewujudkan tujuan pendidikan Nasional.
Kata-kata kunci : Paradigma Pendidikan, Realistis dan Masa Depan.
PARADIGMA BARU PENDIDIKAN UNTUK MASA DEPAN INDONESIA