226: KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN TUHA PEUT GAMPONG DI KOTA LANGSA

Cover Jurnal Mudira Indure

KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN TUHA PEUT GAMPONG DI KOTA LANGSA

 Oleh:

Cut Elidar, S.H., M.H   NIDN 0123085901

Zulfiani, S.H., M.H   NIDN 0105067202

Dosen Fakultas Hukum Universitas Samudra, Langsa-Provinsi Aceh.

RINGKASAN

Pasal 37 Ayat (2) Qanun Kota Langsa  Nomor 6 Tahun 2010 tentang Pemerintahan ng menyatakan bahwa dalam penyusunan keanggotaan Tuha Peuet Gampong sekurang-kurangnya 30 % (tiga puluh per seratus) anggota Tuha Peuet Gampong diambil dari kaum perempuan. Namun kenyataannya berdasarkan jumlah gampong yang ada  di Kota Langsa keterwakilan Perempuan sebagai Tuha Peut belum terpenuhi.Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimana Keterwakilan perempuan Tuha Peut di Kota Langsa, Apa faktor dan Hambatan Keterwakilan Perempuan Tuha Peut di Kota Langsa Tidak terpenuhi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterwakilan perempuan Tuha Peut di Kota belum terpenuhi karena ada beberapa gampong di Kota Langsa yang tidak ada keterwakilan perempuan sebagai Tuha Peut Gampong, walaupun jumlah penduduk di Kota Langsa lebih banyak perempuan di bandingkan laki-laki. Adapun Faktor dan hambatan penyebab Keterwailan Perempuan Tuha Peut  tidak terpenuhi karena disebabkan masih banyak kaum perempuan yang tidak memiliki rasa percaya diri dan masih banyak anggapan kaum laki-laki terhadap perempuan, bahwa tugas perempuan hanya di dapur,di sumur dan di kasur, selain itu juga di tambah dengan Faktor Budaya masyarakat  yang masih bersifat Patriarkhi (berlawanan), serta hambatan dibidang fisik, sosial budaya, sikap pandang, historis dan kurangnya dukungan keluarga dan kurangnya  kepercayaan masyarakat pada kepemimpinan perempuan.

Kata kunci ; Keterwakilan, perempuan,  Tuha Peut Gampong

keterwakilan-perempuan-dalam-pembentukan

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*