431: TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANGKATAN ANAK SECARA ILEGAL

Cover Jurnal Mudira Indure

Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pengangkatan Anak Secara Ilegal

 Oleh:

Desi Kartika Caronina Sitepu, SH, MH
Dosen PTS Universitas Simalungun, Pematangsiantar

 

Abstrak
ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengangkatan anak menurut Sistem Hukum di Indonesia dan akibat hukum mengenai pengangkatan anak. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Penelitian dilakukan terhadap peraturan perundang-undangan dan bahan hukum yang berhubungan dengan permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkatan anak menurut Sistem Hukum di Indonesia didasarkan pada beberapa peraturan hukum diantaranya : Staatsblaad 1917 pasal 5 sampai dengan 15, Surat Edaran Mahkamah Agung RI (SEMA) Nomor 2 Tahun 1979 tentang Pengangkatan Anak, Surat Edaran Mahkamah Agung RI (SEMA) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Penyempurnaan Surat Edaran Mahkamah Agung RI (SEMA) Nomor 2 Tahun 1979 tentang Pengangkatan Anak, Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 41/HUK/KPE/VII/1984 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perizinan Pengangkatan Anak, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Anak, Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Pengadilan Agama, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak dan beberapa Yurisprudensi Mahkamah Agung dan Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yang dalam praktek peradilan telah diikuti oleh hakim-hakim berikutnya dalam memutuskan atau menetapkan perkara yang sama, secara berulang-ulang, dalam waktu yang lama sampai sekarang. Sah atau tidaknya pengangkatan anak tersebut tergantung pada dipenuhi atau tidaknya syarat-syarat dan tata cara dalam melakukan pengangkatan anak. Akibat hukum yang ditimbulkan oleh pengangkatan anak yang dilakukan dengan adat maupun penetapan pengadilan tidak diperbolehkan memisahkan hubungan darah antara si anak angkat dengan orang tua kandungnya yang bertujuan antara lain untuk mencegah kemungkinan terjadinya perkawinan sedarah.

Kata kunci :  pengangkatan anak dan illegal

Desi Kartika Caronina Sitepu, SH, MH VOL.6 NO.1 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*