358: PERKEMBANGAN TASAWUF DAN KONTRIBUSINYA DI INDONESIA

Cover Jurnal Mudira Indure

PERKEMBANGAN TASAWUF DAN KONTRIBUSINYA DI INDONESIA

 

Oleh :

Dr. Suherman, M.Ag,
Staf Pengajar Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan

 

ABSTRAK

Tasawuf adalah sebuah pandangan tentang dunia yang berpusat pada Dia (Tuhan) saja dan tidak tenggelam pada yang bukan Dia. Tasawuf adalah pandangan tentang hakikat suatu realitas yang dalam filsafat,  tergolong ilmu tentang hakikat (ontologi). Hakikat tidak sekedar mengkaji dan memahami apa adanya tetapi mengkaji dan memahami ada apa di balik apa adanya. Istilah tasawuf memang tidak ada dalam Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi lebih berdasarkan rumusan dan ajaran para guru yang tidak bertentangan dengan sumber hukum Islam yang utama. Pertumbuhan dan perkembangan tasawuf di Nusantara dimotori oleh Hamzah Fansuri dan Syamsuddin Sumatrani, dua tokoh sufi yang datang dari pulau Andalas (Sumatera) pada abad ke 17 M. Pada realitas pengamalannya tasawuf termasuk di Indonesia tergolong pada 2 macam yaitu tasawuf falsafi dan tasawuf akhlaki. Tasawuf falsafi yang dimotori oleh Ibn Araby kaya akan ide-ide pemahaman tentang Tuhan dan tasawuf akhlaki lebih menekankan amal ibadah dan akhlakulkarimah dalam mendekatkan diri pada Tuhan. Tasawuf akhlaki lebih mengalami perkembangan pesat dibuktikan dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengikutinya. Kontribusinya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara jelas sekali. Pertama ketekunan dan keyakinan terhadap tarekat telah membentuk jiwa yang kuat dan istiqomah dalam melawan maksiat termasuk melawan penjajah hingga Indonesia merdeka berdaulat.. Selanjutnya pendekatan akhlak mulia sebagai usaha untuk mendekati Allah Swt. (tasawuf akhlaki) juga telah banyak melahirkan insan yang juga berobah baik akhlaknya.

Kata Kunci: Tasawuf, Tarekat, Indonesia dan akhlaknya mulia

12. Suherman

Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*