138: PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT MEDAN

Cover Jurnal Mudira Indure

PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT
MEDAN
Oleh : Manahan Kardy Sitanggan. SE.,MM

ABSTRAK
Pelatihan dan motivasi diharapkan dapat memberikan penyegaran kepada karyawan. Akan tetapi pelatihan dan motivasi yang dilaksanakan oleh karyawan pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan tidak sepenuhnya dapat mempengaruhi peningkatan kinerja karyawan, karena karyawan dituntut secara tidak langsung harus mempunyai standart kemampuan bekerja dengan hasil kinerja yang baik walaupun adanya pelatihan dan motivasi yang diberikan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.
Pelatihan merupakan proses mendapatkan keterampilan, pengetahuan, wawasan yang berhubungan dengan pekerjaan, dalam jangka waktu relatif singkat guna mendapatkan pengembangan dalam kinerjanya didalam perusahaan. Motivasi mempersoalkan bagaimana cara mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilan untuk mewujudkan tujuan perusahaan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Metode pengumpulan datanya adalah penelitian lapangan, observasi, kuesioner, dan penelitian perpustakaan.
Hasil penelitian atas 100 responden memperlihatkan bahwa hasil nilai adjusted R Square sebesar 0,292 atau 29,2% vasiasi variable independen Pelatihan dan Motivasi, dengan sisa (100%-29,2%=70,8%) tidak dijelaskan dan dibahas dalam penelitian ini seperti Kompensasi, Gaya Kepeminpinan, Disiplin, dan sebagainya. Nilai F hitung sebesar 21,439 sedangkan F table 2,70 yang dapat dilihat pada α 5% dengan tingkat signifikan 0,000, maka model regresi dapat dikatakan bahwa pelatihan dan motivasi berpengaruh serempak dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.
Hasil uji parsial Variabel Pelatihan menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa nilai thitung 1,323 < ttabel 1,660 dan nilai probabilitas signifikan 0,189 > 0,05, maka terima Ho (tolak Hi) yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Variabel Motivasi Kerja menunjukkan bahwa bahwa nilai thitung 5.362 > ttabel 1,660 dan nilai probabilitas signifikan 0,000 < 0,05, maka tolak Ho (terima H1) yang menyatakan ada pengaruh yang signifikan antara Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Uji Pengaruh Dominan menunjukkan angka Standardized Coefficient (Beta) Pelatihan sebesar 0,122 sedangkan Motivasi sebesar 0,494 sehingga Motivasi lebih besar pengaruhnya dibanding Pelatihan, sehinggaPENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP tidak sesuai dengan hipotesis sebelumnya yang menyatakan bahwa variabel Pelatihan berpengaruh dominan mempengaruhi Kinerja Karyawan. Maka hipotesis sebelumnya (H2) ditolak.
Kata Kunci: Pelatihan, Motivasi, Kinerja, dan Karyawan

Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*