365: ANALISIS PERENCANAAN PENJUALAN DAN PENGAWASAN KAS  PADA PT.GRESIK CIPTA SEJAHTERA (GCS) CABANG MEDAN

Cover Jurnal Mudira Indure

ANALISIS PERENCANAAN PENJUALAN DAN PENGAWASAN KAS  PADA PT.GRESIK CIPTA SEJAHTERA (GCS) CABANG MEDAN

Oleh :

Rika Mei Hayani Ginting, SE., M.Si
Dosen Universitas Sari Mutiara Medan

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran yang jelas mengenai penerapan Perencanaan Penjualan dan Pengawasan Kas pada perusahaan dan untuk mengetahui apakah Perencanaan Penjulan dan pengawasan kas tersebut dapat sudah mencegah terjaadinya peenyimpangan terhadap anggaran didalam perusahaan. Penelitian ini dilakukan di PT. Gresik Cipta Sejahtera (GCS) cabang Medan yang merupkan perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan pupuk. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif yang sifatnya menguraika secara rinci mengenai apakah perencanaan penjualan dan pengawasan kas sudah efektif dan efisien dalam mencapai tujuan perusahaan.  Data yang digunakan oleh penulis adalah data primer dan sekunder. Untuk memperoleh data  maka penulis melakukan wawancara atau Tanya jawab kepada pihak perusahaan yang dalam hal ini adalah bagian sie SDM/keuangan. Sedangkan data sekunder yang langsung diterima dari perusahaan oleh penulis adalah berupa struktur organisasi perusahaan, sejarah singkat perusahaan dan anggaran kas serta laporan realisasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan  penjualan perusahaan dilaksanakan dengan baik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pencapaian tujuan perusahaan. Pada tahun 2009 bahwa anggaran dan realisasinya terjadi selisih unfavorable sebesar Rp 139.487,675  khususnya pada penerimaan kas, dimana kas yang dianggarkan lebih besar daripada realisasinya itu disebabkan oleh tidak tercapainya penjualan pada tahun 2009 dan adanya piutang yang tak tertagih. Pada tahun 2010 bahwa anggaran dan realisasinya terjadi selisih favorable, Rp 250,071,768 khususnya padda penerimaan kas dimana kas yang dianggarkan lebih kecil dibandingkan realisasinya, penyebabnya karena tercapainya penjulan pada tahun 2010 dan hampir seluruh piutanag bis tertagih. Sedangkan pada tahun 2009 untuk pengeluaran kas terjadi selisih unfavorable sebesar Rp. 290,757,034, pada tahun 2010 , untuk pengeluaran kas tahun 2010 terjadi selisih unfavorable sebesar Rp. 195,667,661 ini disebabkan karena meningkatnya biaya pemasaran, pembelian, biaya umum dan administrasi.

Kata Kunci : Perencanaan Penjualan, Pengawasan Kas

 akuntansi 2018

Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*