0: Analisis Pengaruh Gangguan Psikologis, Komunikasi Dan Fisiologis Terhadap Kinerja Karyawan Di PT Aneka Gas Industri Medan

Cover Jurnal Mudira Indure

 PENDAHULUAN

Kebisingan merupakan masalah yang sering dijumpai di banyak perusahaan besar saat ini. Penggunaan mesin dan alat kerja yang mendukung proses produksi berpotensi menimbulkan suara kebisingan. Kebisingan adalah terjadinya bunyi yang tidak dikehendaki sehingga mengganggu atau membahayakan kesehatan.  Kebisingan dapat menyebabkan berbagai gangguan, mulai dari gangguan psikologis, fisiologis dan gangguan komunikasi.

PT Aneka Gas Industri adalah perusahaan gas industri yang pertama kali didirikan di Indonesia. Bisnis inti PT Aneka Gas Industri adalah memasok gas industri seperti Oksigen, Nitrogen, dan gas-gas lainnya serta jasa terkait untuk hampir semua industri seperti pengerjaan logam, metalurgi, industri kimia dan petrokimia, industri elektronik dan elektrik, industri kesehatan dan farmasi, industri makanan dan minuman, pengolahan air minum, pengolahan air limbah, agribisnis. Dalam proses mendistribusikan gas ke berbagai pelanggan, terlebih dahulu diproses atau diolah pada mesin pabrik. Mesin pengolahan gas di PT Aneka Gas Industri menghasilkan tingkat kebisingan yang diperkirakan dapat mengganggu kinerja karyawan di sekitar mesin tersebut. Dari hasil observasi terhadap tingkat kebisingan di mesin pengolahan gas di PT Aneka Gas Industri yang berada di Belawan Medan, ternyata tingkat kebisingannya melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Negara Tenaga Kerja No.KEP-51/MEN/1999 tentang nilai ambang batas kebisingan untuk area kerja industri yakni 85 Db.

Tingkat kebisingan yang melebihi NAB akan menghasilkan berbagai gangguan. Menurut Kholik dan Krishna (2012) tingkat kebisingan akan memberikan gangguan psikologis, gangguan komunikasi dan gangguan fisiologis. Jika ketiga jenis gangguan ini terjadi, maka kinerja karyawan akan mengalami penurunan dan akhirnya akan berujung pada penurunan produktivitas. Hidayah dkk (2007) mengemukakan bahwa kebisingan mempengaruhi produktivitas karyawan. Dengan semakin tinggi tingkat kebisingan maka akan menurunkan tingkat produktivitas.

PT Aneka Gas Industri senantiasa berupaya untuk memenuhi kebutuhan industri-industri yang membutuhkan pasokan gas industri yang tersebar di seluruh nusantara. Beragamnya pelayanan dan produk yang ditawarkan oleh PT Aneka Gas Industri hanya akan tercapai jika kinerja karyawan optimal.

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dilihat dari aspek tingkat kebisingan yang terdiri dari gangguan psikologis, gangguan komunikasi dan gangguan fisiologis serta merekomendasikan kebijakan dalam mengendalikan tingkat kebisingan di PT Aneka Gas Industri Medan agar memenuhi tingkat nilai ambang batas yang ditetapkan.

Analisis Pengaruh Gangguan Psikologis, Komunikasi Dan Fisiologis Terhadap Kinerja Karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*